Penulis; RUSLI KACUPING
Praktik penyalahgunaan subsidi BBM seperti solar dan Pertalite menjadi persoalan serius yang terus merugikan negara dan masyarakat.
Subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi rakyat kecil, nelayan, petani, angkutan umum, dan pelaku usaha kecil justru sering dimanfaatkan oleh oknum pengusaha nakal demi meraup keuntungan besar.
Fenomena ini menunjukkan bahwa masih ada pihak yang menjadikan kebutuhan rakyat sebagai ladang bisnis ilegal.
Berbagai modus dilakukan untuk mengeruk keuntungan dari BBM subsidi. Mulai dari pembelian menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi, penimbunan dalam jumlah besar, hingga penjualan kembali dengan harga industri yang jauh lebih tinggi.
Tidak jarang praktik ini melibatkan jaringan terorganisir dan permainan oknum tertentu dalam distribusi. Akibatnya, masyarakat yang benar-benar membutuhkan malah kesulitan mendapatkan solar dan Pertalite subsidi, bahkan harus antre panjang di SPBU.
Kondisi ini bukan sekadar pelanggaran aturan, tetapi juga bentuk ketidakadilan sosial. Ketika pengusaha curang memperoleh keuntungan besar dari subsidi negara, rakyat kecil justru menjadi pihak yang paling dirugikan.
Para sopir angkutan, nelayan, hingga petani harus menanggung dampak kelangkaan dan kenaikan biaya operasional akibat distribusi BBM yang tidak tepat sasaran.
Selain merugikan masyarakat, praktik mafia BBM juga menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat. Pengusaha yang bermain curang dapat menekan biaya produksi secara ilegal, sementara pelaku usaha yang taat aturan harus bersaing dalam kondisi yang tidak adil.
Jika dibiarkan, budaya semacam ini akan merusak kepercayaan publik terhadap sistem distribusi subsidi pemerintah.
Pemerintah memang telah melakukan berbagai langkah pengawasan, mulai dari digitalisasi pembelian BBM subsidi hingga penindakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan. Namun upaya tersebut harus dilakukan secara konsisten dan tanpa pandang bulu.
Penegakan hukum yang lemah hanya akan membuat mafia BBM semakin berani menjalankan praktiknya.
Pada akhirnya, subsidi BBM adalah hak masyarakat yang harus dijaga bersama. Pengusaha seharusnya menjadi bagian dari pembangunan ekonomi, bukan malah mengambil keuntungan dari penderitaan rakyat.
Ketika solar dan Pertalite subsidi dijadikan ladang untung para mafia BBM, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kerugian negara, tetapi juga rasa keadilan sosial bagi masyarakat luas. ( Red )












