Petani mandiri jadi kekuatan utama, kebun sawit desa sakubarana terus berkembang

 

Petani Mandiri Jadi Kekuatan Utama, Kebun Sawit Desa Salubarana Terus Berkembang

mamasa LintasDesaNusantara

Semangat petani mandiri menjadi kekuatan utama dalam pesatnya perkembangan perkebunan kelapa sawit di Desa Salubarana, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Dari hari ke hari, luas lahan sawit terus bertambah seiring meningkatnya minat masyarakat untuk mengelola kebun secara swadaya.

Petani Desa Salubarana dikenal sebagai petani sawit mandiri yang tidak bergantung pada perusahaan besar.

Mereka memulai dari bawah, mulai dari penyemaian kecambah sendiri hingga merawat bibit sampai siap ditanam. Ada juga petani yang membeli bibit unggul dari pembibitan kelapa sawit yang sudah siap tanam untuk mempercepat masa produksi.

Keberhasilan para petani yang lebih dahulu menanam sawit menjadi bukti nyata bahwa usaha mandiri mampu memberikan hasil. Mereka telah merasakan manfaat ekonomi dari panen tandan buah segar (TBS), yang membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, membiayai pendidikan anak, serta meningkatkan taraf hidup keluarga.

Selain membuka lahan baru, sebagian warga juga mengganti tanaman lama seperti kakao dan pisang menjadi kelapa sawit.

Langkah ini diambil karena sawit dinilai lebih menjanjikan dalam jangka panjang dan memiliki nilai jual yang stabil.

Kepala Desa Salubarana, H. Muh Yusuf, turut mendukung perkembangan sektor ini dengan mengembangkan kebun sawit yang dikelola langsung oleh anaknya, Ardiansyah (Ardi).

Dukungan tersebut semakin memotivasi masyarakat untuk terus berinovasi dan mengelola lahan secara produktif.

Dengan semangat kemandirian, gotong royong, dan kerja keras, petani Desa Salubarana optimistis bahwa perkebunan kelapa sawit akan terus berkembang dan menjadi penopang utama perekonomian desa di masa depan.

( RUSLI KACUPING )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *