Cover
Cover
Daerah  

Infrastruktur jalan menuju desa passembuk memprihatinkan warga harap perhatian pemerintah

banner 120x600
banner 468x60

Mamasa,LintasDesaNusantara

Desa Passembuk yang terletak di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat dikenal sebagai salah satu desa yang jauh dari kebisingan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Suasana desa yang tenang dan alami menjadi ciri khas tersendiri bagi wilayah ini. Namun di balik ketenangan tersebut, warga harus menghadapi kondisi infrastruktur jalan yang sangat memprihatinkan.
Desa Passembuk berada cukup jauh dari ibu kota Kabupaten Mamasa. Akses utama dari kantor Kecamatan Mehalaan menuju desa ini hingga kini masih sangat jauh dari kata layak jalan. Kondisi jalan yang rusak parah telah lama menjadi keluhan masyarakat setempat.

Pada musim penghujan, jalan yang dilalui warga sering berubah seperti aliran sungai kecil. Air hujan yang mengalir di badan jalan membuat jalan menjadi licin, berlumpur, dan sulit dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Sementara itu, ketika musim kemarau tiba, kondisi jalan berubah seperti sungai yang kering, dipenuhi bebatuan besar yang tersebar di sepanjang jalur.
Para pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut akan melihat banyak batu berukuran cukup besar di sepanjang perjalanan. Hal ini membuat perjalanan menuju Desa Passembuk menjadi sangat sulit dan berisiko, terutama bagi pengendara sepeda motor yang menjadi sarana transportasi utama masyarakat.
Kondisi jalan yang memprihatinkan ini berdampak pada berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. Warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan menuju Desa Passembuk.

Masyarakat setempat berharap agar akses jalan tersebut segera diperbaiki sehingga mobilitas warga menjadi lebih mudah, aman, dan dapat menunjang perkembangan desa di masa depan. Hingga saat ini, warga masih terus berharap adanya langkah nyata dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan yang menjadi satu-satunya akses utama menuju desa mereka.

(( RUSLI KACUPING ))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *