Mamuju,LintasDesaNusantara.com
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Leling, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mulai menunjukkan geliat ekonomi melalui pengembangan usaha budidaya ikan air tawar pada tahun 2025.
Program ini didukung oleh dana ketahanan pangan desa (ketapan) yang dikelola BUMDes dengan total anggaran sebesar Rp218.597.200. Dana tersebut merupakan alokasi sebesar 20 persen dari Dana Desa tahun 2025.

Kepala Desa Leling, Yosayanti, S.Hut, menjelaskan bahwa pengelolaan dana ini difokuskan untuk memperkuat sektor produktif desa, khususnya budidaya perikanan air tawar yang dinilai memiliki potensi ekonomi tinggi bagi masyarakat.
“BUMDes Desa Leling sudah berbadan hukum dan kini mulai menjalankan usaha budidaya ikan air tawar sebagai langkah nyata meningkatkan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Usaha budidaya tersebut berlokasi di Dusun Leling Raya dengan memanfaatkan kolam berukuran 60 x 30 meter. Dalam tahap awal, BUMDes telah menebar sebanyak 15.000 ekor benih ikan yang terdiri dari ikan nila dan ikan emas.
Pemilihan jenis ikan ini didasarkan pada tingkat permintaan pasar yang stabil serta kemudahan dalam proses pemeliharaan. Selain itu, kondisi lingkungan setempat juga dinilai sangat mendukung untuk pengembangan budidaya tersebut.

Pengelola BUMDes berharap usaha ini dapat berkembang menjadi salah satu sumber pendapatan asli desa (PADes), sekaligus membuka peluang kerja bagi warga setempat.
Ke depan, Pemerintah Desa Leling berencana untuk terus mengembangkan sektor budidaya ini, baik dari segi kapasitas produksi maupun diversifikasi usaha, guna memperkuat ekonomi desa secara berkelanjutan.
(( RUSLI KACUPING ))


















