Mateng,LintasDesaNusantara.Com
Komoditas kelapa sawit terus menunjukkan perannya sebagai salah satu andalan sektor perkebunan di Kabupaten Mamuju Tengah. Di tengah berbagai dinamika harga dan tantangan di lapangan, sejumlah petani justru mengaku telah merasakan manfaat besar dari hasil perkebunan tersebut.
Salah seorang petani yang berdomisili di Desa Salugatta, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa kelapa sawit telah menjadi sumber utama peningkatan kesejahteraan keluarganya. Ia menuturkan bahwa kebun sawit seluas 4 hektar yang dikelolanya selama ini telah memberikan hasil yang stabil dan berkelanjutan.
“Sawit saya seluas 4 hektar sudah lama saya nikmati hasilnya. Dari situ saya sudah bisa beli kendaraan roda empat, dan anak-anak saya semua sekolah.
Bahkan sekarang sudah dua orang sarjana,” ujarnya saat ditemui.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsistensi dalam merawat kebun serta pengelolaan hasil panen yang baik. Ia juga menambahkan bahwa sawit memberikan kepastian pendapatan dibandingkan komoditas lain yang lebih fluktuatif.
Dengan kondisi ekonomi yang semakin membaik, ia kini berencana untuk memperluas lahannya. “Rencana ke depan, saya mau beli lagi tanah kosong kalau ada yang cocok, kemudian saya tanami lagi kelapa sawit,” tambahnya optimistis.
Sementara itu, warga lain yang sempat ditemui pada 4 April 2026 juga menyampaikan pandangan serupa. Ia menilai keberadaan perkebunan kelapa sawit di Desa Salugatta telah membawa perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat. “Sekarang ekonomi di kampung sudah jauh lebih baik. Banyak warga yang bisa bangun rumah, beli kendaraan, dan menyekolahkan anak-anaknya sampai perguruan tinggi,” ungkapnya.
Kisah ini menjadi gambaran nyata bagaimana komoditas kelapa sawit mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan, khususnya di wilayah Mamuju Tengah.
Selain membuka lapangan kerja, sektor ini juga berkontribusi pada peningkatan taraf hidup petani.
Pemerintah daerah pun diharapkan terus memberikan dukungan, baik dari sisi infrastruktur, akses pasar, maupun pembinaan teknis, agar potensi perkebunan kelapa sawit dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan.
Dengan semangat para petani seperti di Desa Salugatta, kelapa sawit diyakini masih akan menjadi komoditas unggulan yang menopang perekonomian daerah di masa mendatang.
(( RUSLI KACUPING ))












