Jalan rusak bak sungai kecil, akses ke desa kirak kian memperihatinkan saat musim hujan

oppo_0

 

Jalan Rusak Bak Sungai Kecil, Akses ke Desa Kirak Kian Memprihatinkan Saat Musim Hujan

mamasa,LintasDesaNusantara

oppo_0

 

Kondisi jalan menuju Desa Kirak, Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, kian memprihatinkan.

Kerusakan parah membuat badan jalan berubah layaknya sungai-sungai kecil dengan kubangan lumpur menyerupai kubangan kerbau, terutama saat musim penghujan tiba.

Warga setempat mengeluhkan kondisi tersebut karena sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama penghubung desa justru berubah menjadi jalur licin dan sulit dilalui kendaraan.

 

oppo_0

Menurut salah seorang warga yang enggan dipublikasikan namanya, kondisi jalan saat musim kemarau masih bisa ditoleransi.

Jalan Rusak Bak Sungai Kecil, Akses ke Desa Kirak Kian Memprihatinkan Saat Musim Hujan

Mamasa lintasdesanusantara

Kondisi jalan menuju Desa Kirak, Kecamatan Rantebulahan Timur, Kabupaten Mamasa, kian memprihatinkan.

Kerusakan parah membuat badan jalan berubah layaknya sungai-sungai kecil dengan kubangan lumpur menyerupai kubangan kerbau, terutama saat musim penghujan tiba.

Warga setempat mengeluhkan kondisi tersebut karena sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama penghubung desa justru berubah menjadi jalur licin dan sulit dilalui kendaraan.

Menurut salah seorang warga yang enggan dipublikasikan namanya, kondisi jalan saat musim kemarau masih bisa ditoleransi.

“Kalau musim kemarau masih mending, mobil masih bisa masuk ke desa. Tapi kalau musim hujan, mobil tidak bisa masuk sama sekali,” ujarnya.

Situasi ini semakin dirasakan dampaknya sejak desa memiliki mobil layanan untuk mengantar warga yang sakit atau memiliki keperluan mendesak.

Kehadiran mobil layanan tersebut sebenarnya sangat membantu masyarakat.
“Sekarang di desa kami sudah ada mobil layanan. Kalau musim kemarau, mobil itu bisa langsung masuk ke desa untuk antar orang sakit. Tapi kalau musim hujan, otomatis tidak bisa tembus ke desa kami karena jalan terlalu licin dan berlumpur,” tambahnya.
Akibatnya, warga sering kali harus berjuang sendiri saat membutuhkan penanganan cepat, terutama dalam kondisi darurat kesehatan.

Jalan yang berubah menjadi aliran lumpur tidak hanya menyulitkan kendaraan roda empat, tetapi juga membahayakan pengendara roda dua dan pejalan kaki.

Meski demikian, masyarakat Desa Kirak tetap bersyukur atas adanya mobil layanan desa yang telah membantu selama ini.

Warga berharap melalui pemberitaan ini agar Pemerintah Daerah maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut dan segera merealisasikan perbaikannya.

Masyarakat berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan demi keselamatan dan kesejahteraan bersama, sehingga Desa Kirak tidak lagi terisolasi ketika hujan mengguyur wilayah tersebut.

( RUSLI KACUPING )

“Kalau musim kemarau masih mending, mobil masih bisa masuk ke desa. Tapi kalau musim hujan, mobil tidak bisa masuk sama sekali,” ujarnya.

Situasi ini semakin dirasakan dampaknya sejak desa memiliki mobil layanan untuk mengantar warga yang sakit atau memiliki keperluan mendesak.

Kehadiran mobil layanan tersebut sebenarnya sangat membantu masyarakat.
“Sekarang di desa kami sudah ada mobil layanan. Kalau musim kemarau, mobil itu bisa langsung masuk ke desa untuk antar orang sakit. Tapi kalau musim hujan, otomatis tidak bisa tembus ke desa kami karena jalan terlalu licin dan berlumpur,” tambahnya.
Akibatnya, warga sering kali harus berjuang sendiri saat membutuhkan penanganan cepat, terutama dalam kondisi darurat kesehatan.

Jalan yang berubah menjadi aliran lumpur tidak hanya menyulitkan kendaraan roda empat, tetapi juga membahayakan pengendara roda dua dan pejalan kaki.

Meski demikian, masyarakat Desa Kirak tetap bersyukur atas adanya mobil layanan desa yang telah membantu selama ini.

Warga berharap melalui pemberitaan ini agar Pemerintah Daerah maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut dan segera merealisasikan perbaikannya.

Masyarakat berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan demi keselamatan dan kesejahteraan bersama, sehingga Desa Kirak tidak lagi terisolasi ketika hujan mengguyur wilayah tersebut.

( RUSLI KACUPING )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *