Cover
Cover
Daerah  

Sawa terasering desa salumokanan Utara seluas 75 hektar bisa di garap dua kali setahun

oppo_0
banner 120x600
banner 468x60

mamasa,LintasDesaNusantara

Mamasa,LintasDesaNusantara

Desa Salumokan Utara memiliki potensi pertanian yang cukup besar melalui area sawah terasering yang berada di wilayah desa tersebut. Sawah terasering ini menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat setempat.
Kepala Desa Salumokan Utara, Yusen, menyampaikan bahwa total luas area sawah terasering di luar kawasan permukiman desa mencapai sekitar 75 hektar. Lahan pertanian tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menanam padi setiap tahun.

Menurut Yusen, kondisi lahan serta ketersediaan air yang cukup memungkinkan para petani untuk menggarap sawah hingga dua kali dalam setahun. Hal ini tentu sangat membantu dalam meningkatkan produksi padi dan pendapatan petani di desa.

oppo_0

“Luas sawah terasering yang berada di luar area desa sekitar 75 hektar. Dengan kondisi yang ada, masyarakat bisa menggarap sawah tersebut dua kali dalam setahun,” ujar Yusen.

Ia juga menambahkan bahwa di setiap petak sawah terdapat kolam kecil atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai limba’ yang dimanfaatkan untuk pemeliharaan ikan mas. Sistem ini menjadi salah satu cara masyarakat memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian.

oppo_0

“Di setiap sawah biasanya ada kolam atau limba’ yang digunakan warga untuk memelihara ikan mas. Jadi selain menanam padi, masyarakat juga bisa mendapatkan tambahan hasil dari budidaya ikan,” tambahnya.

Dengan potensi lahan yang luas serta sistem pertanian yang terintegrasi antara padi dan perikanan, sawah terasering di Desa Salumokan Utara diharapkan terus menjadi penopang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

( RUSLI KACUPING )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *