Mateng, LintasDesaNusantara
Perkebunan kelapa sawit terus menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat. Komoditas ini dinilai sebagai sumber pendapatan utama bagi sebagian besar petani di daerah tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, luas lahan perkebunan sawit di wilayah Mamuju Tengah terus bertambah. Harga tandan buah segar (TBS) yang relatif stabil membuat sawit menjadi pilihan utama bagi masyarakat desa.


Seorang tokoh masyarakat yang berhasil ditemui oleh wartawan media online Lintas Desa Nusantara (LDN) di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah menyebutkan bahwa kelapa sawit telah memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat setempat. Tokoh tersebut meminta agar namanya tidak dipublikasikan.
“Kelapa sawit saat ini menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak warga. Dari hasil kebun sawit, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga dan membiayai pendidikan anak-anak mereka,” ungkapnya kepada wartawan Lintas Desa Nusantara.
Ia juga berharap pengelolaan perkebunan sawit ke depan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kesejahteraan petani, sehingga komoditas ini dapat terus menjadi penopang ekonomi masyarakat di Sulawesi Barat, khususnya di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.
((( RUSLI KACUPING )))


















