Mamasa.LintasDesaNusantara.Com
Kondisi jalan menuju Desa Passembuk, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, hingga kini masih sangat memprihatinkan. Jalan penghubung antarwilayah tersebut dipenuhi bebatuan, berlumpur saat musim hujan, dan sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Warga setempat mengaku sudah puluhan tahun merasakan kondisi jalan yang rusak parah tanpa adanya perbaikan yang memadai.
Jalur pegunungan yang menjadi akses utama masyarakat menuju desa tersebut sering kali membahayakan pengendara terutama saat hujan turun dan jalan berubah menjadi kubangan lumpur.
Masyarakat Desa Passembuk berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera memberikan perhatian serius terhadap infrastruktur jalan di wilayah mereka. Sebab, jalan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian warga.
“Kalau musim hujan, kendaraan sering terjebak lumpur. Kadang masyarakat harus berjalan kaki karena kendaraan tidak bisa lewat,” ujar salah satu warga setempat.
Kondisi jalan rusak di wilayah Kecamatan Mehalaan sebelumnya juga pernah menjadi keluhan masyarakat karena menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil bumi. Bahkan, akses jalan menuju Desa Passembuk disebut menjadi salah satu jalur yang paling sulit dilalui di kawasan tersebut.
Desa Passembuk sendiri merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
Dengan terbitnya berita ini, warga berharap pemerintah segera turun tangan dan merealisasikan pembangunan serta perbaikan jalan menuju Desa Passembuk agar masyarakat tidak lagi hidup dalam keterisolasian akibat buruknya infrastruktur jalan.
(RUSLI KACUPING)












